Pemerintah Tak Ada Perhatian ke Pemuda Kukar
TENGGARONG, Kemajuan pembangunan kedepan didaerah tak lepas dari
kiprah dan karya pemuda didaerah itu sendiri. Gerakan positif yang dibangun
dalam mendorong kemajuan pembangunan patut diapresiasi, terutama oleh
pemerintah Kukar, namun sayang sejak setahun terakhir ini bentuk perhatian
pemerintah terhadap pemuda di Kukar mulai kendor.
Hal tersebut dibuktikan dengan tidak adanya suntikan dana dari
pemerintah pada 2017 ini mengenjot kiprah dan karya nyata pemuda Kutai
Kartanegara melalui DPD KNPI Kukar.
Wakil Ketua KNPI Kukar Tohari SH tak menampik hal tersebut.
Perhatian pemerintah ke pemuda dirasa semakin lemah, dan sangat disayangkan
menghadapi acara Sumpah Pemuda Oktober 2017 mendatang dipastikan nyaris tak
akan ada kegiatan lantaran tidak adanya ketersediaan anggaran.
“Karena dukungan anggaran tahun 2017 ini tidak ada, pengurus
mengalami kesulitan untuk membiaya biaya rutin kesekretariatan,” tandas Tohari.
Meski begitu, lanjut Tohari semangat berkiprah yang dilakukan
pengurus KNPI yang ada ditunjukan dengan mengadakan kegiatan sosialisasi anti
narkoba yang dilakukan ke sejumlah sekolah, baik tingkat SMP dan SMA diwilayah
kota Tenggarong.”Anggaran tidak ada, tapi teman teman di pengurus KNPI patungan
untuk mengadakan kegiatan sosialisasi anti narkoba itu,” ujar Tohari.
Tohari mengungkap bahwa penyalahgunaan narkoba di Kukar semakin
mengkawatirkan, Kukar menjadi bagian sasaran para pengedar untuk mengedarkan
barang barang haram yang meracuni generasi muda.”KNPI sebagai implementasi
berhimpunya pemuda memiliki andil untuk turut serta memerangi bahaya narkoba,
salah satu carnya adalah melakukan sosialisasi bahaya penyahgunaan narkoba,”
tandasnya.awi/poskotakaltimnews.com